AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/05/13 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
467.69
-0.91%
-4.29
IHSG
5921.08
-0.92%
-54.70
LQ45
879.63
-1%
-8.87
HSI
27718.67
0%
0.00
N225
27448.01
0%
0.00
NYSE
16181.63
-1.06%
-173.99
Kurs
HKD/IDR 1,827
USD/IDR 14,198
Emas
838,980 / gram

Pengunjung Dibatasi 25 Persen, IIMS Hybrid 2021 Digelar Mulai 15 April 2021

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti/Okezone
Jum'at, 09 April 2021 23:55 WIB
Mengusung konsep hybrid, IIMS 2021 akan digelar pada 15 – 25 April mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Mengusung konsep hybrid, IIMS 2021 akan digelar pada 15 – 25 April mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Foto: Intan R)

IDXChannel -  Indonesia International Motor Show (IIMS) siap kembali diselenggarakan tahun ini. Mengusung konsep hybrid, IIMS 2021 akan digelar pada 15 – 25 April mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. 

Presiden Direktur PT Dyandra Promosindo, Hendra Noor Saleh mengatakan, IIMS Hybrid 2021 bakal mematuhi pedoman CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability), untuk mencegah penularan Covid-19.

Menggabungkan metode online dan offline, pameran otomotif terbesar di Indonesia ini diharapkan menjadi gerbang pembuka sejumlah event lain.

"IIMS Hybrid 2021 menjadi gerbang pembuka bagi acara-acara lain yang akan digelar secara offline. Tentu, fokus kami kali ini pada pedoman CHSE,” kata Hendra saat konfrensi pers virtual, Jumat (9/4/2021).

Adapun maksimum pengunjung adalah 25 persen dari kapasitas normal.

Dyandra akan menerapkan beberapa cara untuk memaksimalkan protokol kesehatan di area pameran.Pertama, apabila hari itu ditentukan maksimal pengunjung 2.500, pengunjung dengan nomer tiket 2.501, kunjungannya akan digeser ke hari berikutnya.

Kemudian ketika pengunjung sudah masuk ke hall, mereka tidak akan bisa langsung masuk ke booth pameran, karena ada pembatasan lagi di area booth. Selain itu akan ada sistem check-in dan check-out, jadi kita akan tahu berapa jumlah pengunjung yang masih ada di masing-masing booth.  

Sementara menurut Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan Kemenparekraf, Rizki Handayani Mustafa, kegiatan ini merupakan implementasi buku panduan atau pedoman CHSE apakah bisa digunakan dengan semestinya.

 Selain itu, juga menjadi bahan bagi pihak pemberi izin kegiatan terkait bagaimana kesiapan dari industri pameran untuk bisa menyelenggarakan suatu pameran.

"Kita tahu IIMS ini merupakan salah satu pameran yang cukup besar di Indonesia. Dan penyelenggaraan hybrid saya pikir sangat memberikan benefit buat kita semua. Baik dari segi jangkauan yang akan datang (pengunjung), kemudian juga ada yang bisa melihat langsung ke tempat,” tuturnya.

Di dalam penyelenggaraan pameran nantinya diharapkan akan ada evaluasi atau monitoring oleh Dyandra Promosindo bagaimana CHSE ini dijalankan. Sebab, kegiatan ini bagian dari yang menjadi percontohan.

"Apa yang dilakukan oleh Dyandra Promosindo karena yang pertama kali dan nanti akan menjadi percontohan buat yang lain. Baik yang dilakukan oleh event organizer maupun oleh pemerintah daerah. Karena kita tahu bahwa pemerintah daerah juga banyak melakukan berbagai kegiatan pameran,” pungkasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD