Beberapa peserta yang telah menyelesaikan pelatihan orientasi dan digital skill akan diberikan kesempatan untuk mengembangkan lebih lanjut soft skill dan jalur cepat menuju penempatan kerja. Para ahli dari JA Asia Pasifik akan memberikan pelatihan secara langsung dan memanfaatkan jaringan sektor publik dan swasta mereka yang luas untuk mengidentifikasi peluang kerja yang relevan bagi para peserta ini, sehingga mereka dapat memperoleh penempatan kerja pada akhir tahun.
“Sebagai organisasi yang berdedikasi untuk memberdayakan kaum muda dan mempersiapkan mereka untuk pekerjaan di masa depan, kami memahami rintangan yang saat ini dihadapi orang-orang dalam hal pekerjaan dan kelayakan kerja,” kata Presiden dan CEO JA Asia Pasifik Maziar Sabet.
Dia mengatakan, pihaknga memiliki tujuan yang sama dengan mitra kami Microsoft dan CloudSwyft, di mana kami ingin terus memberdayakan dan mengasah bakat lokal untuk pekerjaan di masa depan.
"Dengan 2021 yang menandakan awal yang baru bagi banyak orang, kami berharap dapat memberikan lebih banyak jalan bagi mereka yang membutuhkan dukungan melalui pelatihan keterampilan dan bimbingan, yang pada akhirnya mengarah pada kesuksesan dan kepuasan karier yang lebih besar," pungkasnya.(TIA)