“Bisa mengikuti event skala nasional, dan menjajal sirkuit Mandalika, merupakan mimpi saya sebagai anak dari daerah. Saya sangat bersyukur bisa sampai di tahap ini. Terima kasih kepada Pertamina telah mendukung event ini, dan semoga ini bisa terus berlanjut di masa mendatang, dan saya bisa ikut terus,” ujarnya.
Ada juga Arai Agaska Dibani Laksana, pembalap asli Mataram berusia 18 tahun dari tim Yamaha Nitiracing Pikoli DRS Dynavolt RCB AHRS HDS Racing, bermarkas di Lombok. Arai memulai perjalanan balapnya dari lintasan kecil dan dunia motocross sejak usia 6 tahun sebelum beralih ke road race.
Arai berhasil membawa harum nama bangsa di ajang World SportBike (WorldSBK). Ia juga berhasil menduduki podium pada Race 1 kelas National Super Sport (NS250) di Pertamina MRS 2025.
Kembali terlibat di Pertamina MRS 2026, Arai menyampaikan rasa bangganya bisa menjadi pembalap muda asli Lombok yang bisa tampil. Dia mengaku senang, bisa merasakan lintasan bertaraf internasional, sekaligus meningkatkan kualitas dan kemampuan balap, sehingga bisa lebih siap mengikuti berbagai ajang bertaraf internasional lainnya.
“Semoga dengan adanya ajang Pertamina Mandalika Racing Series ini, balap motor sport di Indonesia, semakin maju, dan melahirkan banyak bibit pembalap Indonesia melalui event ini,” kata dia.