Aspirasi terhadap penyelenggaraan event, juga disampaikan oleh para pembalap junior berusia 11 tahun Muhammad Zendjebil Mulfi, dari tim Honda YSS Makkuraga BKJU 43 Racing School.
“Event ini seru karena, bisa dapat teman baru juga, dan rasanya senang bisa bermain di Sirkuit ini, sama berkompetisi dengan pembalap lainnya yang lebih senior,” ujar Zendjebil.
Di tempat terpisah, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron menyampaikan, asa melahirkan pembalap Indonesia di ajang Internasional sebenarnya bukan hanya berasal dari para pembalap, tapi juga bangsa Indonesia.
"Saya yakin, banyak masyarakat Indonesia yang sangat berharap ada pembalap Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional. Tidak hanya membawa nama tim, namun nantinya membawa nama negara dan menjadi kebanggaan Indonesia," kata Baron.
Oleh karena itu, kata Baron, Pertamina mendukung ekosistem lahirnya pembalap yang nantinya dapat bersaing di kelas dunia, salah satunya melalui dukungan pelaksanaan lomba.