AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Populerkan Live Audio Rooms, Facebook Bakal Bayar Influencer hingga Kreator USD50 juta

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Kamis, 25 November 2021 16:31 WIB
Facebook tidak hanya membayar kreator untuk membuat konten di platform Live Audio Rooms selama beberapa sesi.
Populerkan Live Audio Rooms, Facebook Bakal Bayar Influencer hingga Kreator USD50 juta (FOTO:MNC Media)
Populerkan Live Audio Rooms, Facebook Bakal Bayar Influencer hingga Kreator USD50 juta (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Media sosial besutan Mark Z, Facebook bakal meluncurkan fitur ruang obrolan audio langsung yang terinspirasi Clubhouse awal tahun ini.  

Dan sekarang mereka akan membayar para kreator dan orang berpengaruh hingga USD 50.000 untuk mempopulerkannya.  

Melansir laman Screen Rant, Kamis (25/11/2021) Facebook tidak hanya membayar kreator untuk membuat konten di platform Live Audio Rooms selama beberapa sesi. Perusahaan dilaporkan ingin membayar hingga USD 10.000 kepada tamu yang muncul di acara ini. 

Raksasa media sosial itu mulai menguji cobanya pada bulan April ketika tim Eksperimen Produk Barunya meluncurkan aplikasi bernama Hotline untuk menjadi pesaing Clubhouse.   

Namun, aplikasi itu gagal, mirip dengan aplikasi eksperimental lain dari divisi di masa lalu.   

Lalu perusahaan perlahan memperkenalkan tidak kurang dari empat fitur sosial audio-sentris di seluruh platform Facebook dan Messenger, salah satunya adalah Live Audio Rooms. 

Seperti yang diketahui Facebook sebagai platform telah berkurang, terutama di kalangan audiens yang lebih muda.  Mengadopsi 'program akselerator' dari platform saingan, perusahaan dengan cepat merumuskan rencana untuk membayar pembuat konten. 

Sekarang tampaknya perusahaan berusaha keras untuk menghasilkan daya tarik lebih ke fitur Live Audio Rooms, dilihat dari ukuran pembayaran yang ingin dibayarkan kepada pembuat konten audio.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD