“Itu akan memperkuat Jakarta menjadi episentrum event, karena sekarang ini hampir semua pesohor dunia dengan mudah untuk bisa tampil di Jakarta, apakah itu The Weeknd, BTS, Guns N’ Roses, dan sebagainya,” tutur Pramono.
Pemprov DKI Jakarta juga telah membentuk Jakarta Film Commission dengan program awal berupa Filming in Jakarta, yang berfokus pada pengurusan perizinan syuting di Ibu Kota.
Melalui lembaga tersebut, pemerintah daerah ingin mendorong Jakarta menjadi lokasi produksi yang lebih menarik bagi pelaku industri film. Upaya itu juga diharapkan membuka peluang kerja sama dengan mitra internasional.
Pramono berharap berbagai langkah tersebut dapat memperkuat ekosistem perfilman Jakarta, mulai dari peningkatan kualitas produksi hingga perluasan jangkauan film Indonesia ke pasar internasional.
Baginya, Jakarta tidak cukup hanya menjadi pusat aktivitas perfilman nasional. Ibu Kota juga perlu memiliki peran lebih besar dalam melahirkan karya yang mampu bersaing di tingkat regional maupun global. (Febrina Ratna Iskana)