sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Raksasa Streaming Netflix Akui Pakai AI untuk Produksi 300 Program

Ecotainment editor Wahyu Dwi Anggoro
17/07/2026 18:15 WIB
Sekitar 300 program Netflix menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam proses produksinya.
Raksasa Streaming Netflix Akui Pakai AI untuk Produksi 300 Program.
Raksasa Streaming Netflix Akui Pakai AI untuk Produksi 300 Program.

IDXChannel - Sekitar 300 program Netflix menggunakan kecerdasan buatan (AI) generatif dalam proses produksinya.

Dilansir dari Variety pada Jumat (17/7/2026), hal itu diungkapkan perusahaan dalam laporan pendapatannya untuk kuartal II-2026.

Menurut raksasa streaming itu, penggunaan AI generatif mencakup seluruh proses produksi sebuah program, mulai dari konsep dan pra-visualisasi hingga pasca-produksi dan perilisan. 

Perusahaan mengambil contoh tiga program yang memakai AI generatif tahun ini: serial thriller olahraga India "Glory," miniseri sepak bola Brasil "Brasil 70: A Saga do Tri," dan serial dokumenter "The American Experiment" yang menceritakan masa revolusi Amerika Serikat (AS).

"Kami semakin memanfaatkan alat-alat ini untuk menghasilkan output berkualitas lebih tinggi dengan lebih cepat dan dengan biaya lebih rendah daripada metode tradisional," kata perusahaan tersebut. 

Pendapatan Netflix pada kuartal II-2026 mencapai USD12,56 miliar, naik 13,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dengan laba bersih USD3,4 miliar (setara dengan 80 sen per saham). 

Raksasa streaming ini telah vokal tentang adopsi AI untuk berbagai sektor bisnisnya, termasuk membantu pengguna menemukan judul baru, mendorong bisnis periklanannya, dan membangun studio animasi AI. Pada Maret, Netflix juga mengakuisisi perusahaan InterPositive yang didirikan oleh Ben Affleck, yang menurutnya akan membantu menyediakan alat AI bagi para pembuat film untuk digunakan di seluruh produksi film dan televisi.

Namun, CEO Netflix Ted Sarandos mengatakan pihaknya idak berencana menggunakan AI untuk menggantikan para profesional kreatif.

“Kami percaya dibutuhkan seniman hebat untuk membuat sesuatu yang hebat, dan AI tidak mengubah hal itu,” katanya.  

“Film dibuat oleh orang-orang yang membuat film. AI memberi mereka alat untuk membuat film yang lebih baik lagi," ucapnya. (Wahyu Dwi Anggoro)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement