AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Sebelum Meninggal, Elon Musk Berambisi Bangun Pabrik Mobil Listrik di Planet Mars

ECOTAINMENT
Intan Rakhmayanti Dewi
Rabu, 13 Oktober 2021 09:29 WIB
Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk mempunyai ambisi untuk membawa manusi ke Planet Mars.
Sebelum Meninggal, Elon Musk Berambisi Bangun Pabrik Mobil Listrik di Planet Mars (FOTO: MNC Media)
Sebelum Meninggal, Elon Musk Berambisi Bangun Pabrik Mobil Listrik di Planet Mars (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sebagai salah satu orang terkaya di dunia, Elon Musk mempunyai ambisi untuk membawa manusi ke Planet Mars. Tidak cukup itu saja, sebelum dia meninggal, dia ingin bisa membangun pabrik mobil listriknya Tesla di Planet Merah tersebut.

Hal tersebut ia ungkapkan saat melakukan pertemuan dengan pemegang saham Tesla di Austin, Texas, Musk,  mengatakan bahwa ide membangun pabrik di luar planet mungkin tidak terjadi dalam waktu dekat, tetapi itu adalah kemungkinan yang akan terjadi dalam hidupnya.

"Maksudku, aku ingin melihatnya (pabrik Tesla di Mars) sebelum aku mati. Itu akan keren," ujarnya dikutip dari Daily Mail, Rabu (13/10/2021).

"Jadi, saya tidak tahu apa kami dapatkan seperti 40 tahun. Mudah-mudahan, sebelum saya mati, pada dasarnya. Itu bagus sekali." imbuhnya

Saat ini, Tesla sendiri memiliki empat fasilitas manufaktur di Bumi - Fremont, California, Sparks, Nevada, Buffalo, New York (berfokus pada energi surya) dan Shanghai, China. 

Sementar dua lainnya masih proses pembangunan yakni di Berlin, Jerman dan satu lagi di Austin, Texas yang dikenal sebagai Giga Texas. 

Gagasan untuk menempatkan industri di luar angkasa dan di luar Bumi bukanlah hal baru bagi orang-orang kaya di dunia.

Pada bulan Juli, setelah penerbangannya ke luar angkasa, pendiri Amazon dan Blue Origin Jeff Bezos mengatakan bahwa industri yang berpolusi perlu dipindahkan ke luar angkasa untuk melindungi lingkungan Bumi.

"Kita perlu mengambil semua industri berat, semua industri yang berpolusi, dan memindahkannya ke luar angkasa. Dan pertahankan Bumi sebagai permata indah dari sebuah planet ini,' kata Bezos kepada MSNBC.

"Kita hidup di planet yang indah ini," lanjut Bezos. :Anda tidak dapat membayangkan betapa tipisnya atmosfer ketika Anda melihatnya dari luar angkasa," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD