AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Tempel Kamera di Mobil Operasional, Amazon Dapat Kecaman

ECOTAINMENT
Tangguh Yudha/MPI
Rabu, 25 Mei 2022 00:35 WIB
Setelah diwacanakan pada tahun 2021 lalu, Amazon akhirnya benar-benar menyematkan kamera yang dilengkapi AI di tiap van-nya yang beroperasi di wilayah Inggris.
Tempel Kamera di Mobil Operasional, Amazon Dapat Kecaman
Tempel Kamera di Mobil Operasional, Amazon Dapat Kecaman

IDXChannel - Setelah diwacanakan pada tahun 2021 lalu, Amazon akhirnya benar-benar menyematkan kamera yang dilengkapi AI di tiap van-nya yang beroperasi di wilayah Inggris.

Tindakan ini pun mengundang kekhawatiran dari kelompok yang sadar akan masalah privasi, mereka bahkan menyebut apa yang dilakukan Amazon sungguh mengerikan.

"Pengawasan terarah semacam ini sebenarnya bisa berisiko mengganggu pengemudi serta menurunkan moral mereka," kata sebuah kelompok privasi bernama Big Brother Watch.

"Ini buruk untuk hak-hak pekerja dan buruk untuk privasi di negara kita. Pemberlakuan sistem pengawasan kerja yang berlebihan dan mengerikan itu sebaiknya ditunda," tambahnya.

Seperti dilansir dari Engadget, Selasa (24/5/2022), Amazon sendiri melalui juru bicaranya telah membantah tuduhan yang dilayangkan oleh kelompok Big Brother Watch.

Menurut perusahaan yang dirintis oleh orang terkaya ketiga di dunia itu, penggunaan kamera di mobil van justru akan menjaga keamanan pengemudi mereka, bukan sebaliknya.

"Tidak ada alasan lain di balik itu. Kami telah melakukan penilaian privasi data yang komprehensif sesuai dengan undang-undang yang berlaku," kata Amazon.

Di sisi lain, serikat pekerja GMB yang mewakili pekerja Amazon mengatakan bahwa apa yang dikatakan Amazon hanyalah sebuah pembelaan dan omong kosong belaka.

Menurut mereka, kamera di dalam kabin sebenarnya sama ekali tidak diperlukan, penggunaannya justru malah akan menciptakan gangguan besar untuk pengemudi.

"Kami menentang kamera yang diarahkan ke wajah pengemudi setiap detik setiap hari mereka bekerja. Ini adalah pengawasan, sedikitpun tidak membantu keselamatan pengemudi," katanya.

Untuk diketahui, Amazon menggunakan sepasang kamera untuk merekam setiap kejadian dari dalam van dan juga dari luar van. Hasil rekaman nantinya dikirim ke sebuah tim khusus.

Amazon menyebut kamera dirancang untuk mendeteksi pelanggaran jalan atau praktik pengemudi yang buruk dan memberikan peringatan suara nantinya jika ada pelanggaran.

Kamera juga berfungsi untuk mengumpulkan bukti rekaman yang dapat digunakan untuk mengevaluasi pengemudi bila nanti terjadi masalah.

Beberapa tindakan yang dipantau termasuk perilaku jalan ilegal seperti gagal berhenti atau ngebut, serta tindakan seperti pengereman keras atau pelanggaran sabuk pengaman.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD