sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ekonomi Indonesia Diproyeksikan Tumbuh 5,2% di Tengah Ketidakpastian Global

Foto editor Aldhi Chandra Setiawan
09/09/2026 21:08 WIB
Pertumbuhan ditopang investasi, belanja pemerintah, aktivitas ekonomi domestik, serta perkembangan sektor strategis seperti hilirisasi, industri logam dasar

IDXChannel - Perekonomian Indonesia diproyeksikan tetap tumbuh sekitar 5,2% pada 2026 meski menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Pertumbuhan ditopang investasi, belanja pemerintah, aktivitas ekonomi domestik, serta perkembangan sektor strategis seperti hilirisasi, industri logam dasar, dan pusat data.

Lead Economist PT Bank Danamon Indonesia Tbk Irman Faiz mengatakan ekonomi Indonesia masih memiliki fondasi yang kuat untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah berbagai tantangan global.

“Perekonomian Indonesia masih memiliki fondasi yang cukup kuat untuk mempertahankan pertumbuhan di tengah berbagai tantangan global. Aktivitas investasi tetap menjadi penopang utama pertumbuhan, sementara peluang dari hilirisasi industri, ekonomi digital, dan pengembangan data center berpotensi menciptakan sumber pertumbuhan baru dalam jangka menengah hingga panjang,” ujar Irman.

Sementara itu, ekonomi global diperkirakan melambat dari 3,5% pada 2025 menjadi 3% pada akhir 2026. Kondisi tersebut dipengaruhi tingginya harga energi, suku bunga global yang masih tinggi, serta perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia.

Indonesia tetap menghadapi sejumlah risiko eksternal, antara lain peningkatan defisit transaksi berjalan akibat tingginya impor energi, perlambatan ekonomi mitra dagang, serta volatilitas pasar keuangan global yang dapat memengaruhi arus modal dan nilai tukar rupiah.

Di sisi lain, Bank Indonesia terus memperkuat pendalaman pasar keuangan, khususnya pasar valuta asing, melalui pengembangan transaksi mata uang lokal, penyempurnaan ketentuan transaksi valas, dan implementasi VASTRA.

Asisten Direktur Departemen Pengembangan Pasar Keuangan Bank Indonesia Yansen Lokanata menilai pendalaman pasar valuta asing penting untuk memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Pendalaman pasar valuta asing merupakan bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi nasional,” kata Yansen.

Berbagai kebijakan tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi dan likuiditas pasar, memperluas akses investor, serta menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika ekonomi global.

Advertisement
Advertisement