IDXChannel - Indeks utama Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Rabu (9/9/2026) seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah yang melambungkan harga minyak.
Melansir Reuters, Dow Jones Industrial Average turun 357,08 poin atau 0,68 persen menjadi 52.428,99. S&P 500 turun 21,78 poin atau 0,28 persen menjadi 7.651,74, sedangkan Nasdaq Composite turun 91,46 poin atau 0,35 persen menjadi 26.329,95.
Harga minyak mentah Brent bertahan di atas USD100 per barel untuk pertama kalinya dalam lebih dari enam minggu, menyusul klaim Iran bahwa pihaknya telah meluncurkan rudal balistik ke sebuah pangkalan AS di Yordania. Terdapat pula laporan mengenai serangan terhadap kapal dari kedua belah pihak, sehingga meningkatkan kekhawatiran terhadap pasokan minyak dari kawasan tersebut.
Sektor energi (.SPNY) menjadi satu-satunya sektor yang berada di zona hijau di S&P 500, dengan kenaikan 1,7 persen.
“Berita besar hari ini adalah harga minyak, dan hal itu menghambat kenaikan saham. Kami melihat ada beberapa bagian pasar yang menguat, tetapi sentimen berubah-ubah dari hari ke hari,” ujar kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities, Peter Cardillo.