AALI
8450
ABBA
555
ABDA
0
ABMM
1250
ACES
1320
ACST
250
ACST-R
0
ADES
2740
ADHI
920
ADMF
7650
ADMG
218
ADRO
1410
AGAR
368
AGII
1380
AGRO
2320
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
71
AIMS
346
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4040
AKSI
420
ALDO
720
ALKA
272
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.58
0.39%
+1.80
IHSG
6137.24
0.47%
+28.98
LQ45
865.62
0.4%
+3.44
HSI
24759.28
2.22%
+537.74
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16352.18
1.04%
+167.68
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
806,781 / gram

Harga Stabil, BI Catat Pekan Terakhir Juni Deflasi 0,11 Persen

FOTO
Eko Purwanto
Jum'at, 25 Juni 2021 06:35 WIB
Berdasarkan Survei Pemantauan Harga yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada minggu IV Juni 2021.
Pedagang merapikan dagangannya di Pasar Kecapi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/6/2021).

IDXChannel - Pedagang merapikan dagangannya di Pasar Kecapi, Kota Bekasi, Jawa Barat, Jumat (25/6/2021).

Berdasarkan Survei Pemantauan Harga yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada minggu IV Juni 2021, perkembangan harga pada minggu IV Juni 2021 masih relatif terkendali dan diperkirakan deflasi 0,11 persen (mtm).  

Direktur Eksekutif Komunikasi Erwin Haryono mengatakan perkembangan tersebut, perkiraan inflasi Juni 2021 secara tahun kalender sebesar 0,79 persen (ytd), dan secara tahunan sebesar 1,38 persen (yoy).

Penyumbang utama deflasi Juni 2021 sampai dengan minggu keempat yaitu komoditas cabai merah -0,10 persen (mtm), daging ayam ras -0,08 persen (mtm), tarif angkutan antarkota -0,06 persen (mtm), cabai rawit -0,04 persen (mtm), bawang merah -0,02 persen (mtm), daging sapi, kelapa, tomat, udang basah dan tarif angkutan udara masing-masing sebesar -0,01 persen (mtm). 

"Sementara itu, beberapa komoditas mengalami inflasi, antara lain telur ayam ras sebesar 0,03 persen (mtm) emas perhiasan sebesar 0,02 persen (mtm) minyak goreng, sawi hijau, kacang panjang, nasi dengan lauk dan rokok kretek filter masing-masing sebesar 0,01 persen (mtm)," kata Erwin di Jakarta, Jumat (25/6/2021).

Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan Pemerintah dan otoritas terkait untuk memonitor secara cermat dinamika penyebaran Covid-19 dan dampaknya terhadap perekonomian Indonesia dari waktu ke waktu, serta langkah-langkah koordinasi kebijakan lanjutan yang perlu ditempuh untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan, serta menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap baik dan berdaya tahan.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD