AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Pelajari Limbah B3 Medis, Puluhan Pakar Kesehatan Sambangi PPLI

FOTO
Arif Julianto
Sabtu, 11 Desember 2021 09:30 WIB
Kunjungan ahli kesehatan dan paramedis puskesmas se-Tangerang tersebut dimaksudkan untuk studi lapangan tentang pengolahan limbah B3 khususnya limbah medis.
Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3).
Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3).
Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3). Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3). Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3). Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3). Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3).

IDXChannel - Sekitar 50 pimpinan Puskesmas dan Sanitarian se-Tangerang yang tergabung dalam HAKLI (Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia) mengunjungi perusahaan pengolah limbah Berbahaya Beracun (B3) PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI), Jumat (10/12/2021).

Kunjungan para ahli kesehatan dan paramedis puskesmas se-Tangerang tersebut dimaksudkan untuk studi lapangan tentang pengolahan limbah B3 khususnya limbah medis.

Kegiatan diawali dengan mendengarkan paparan General Manager Sales & Marketing PPLI, Yurnalisdel di gedung Training Center PPLI tentang pengolahan limbah B3. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan kunjungan lapangan melihat proses pengolahan limbah B3 dan pemanfaatan teknologi pemusnah limbah B3 terbesar di Indonesia, Insinerator berkapasitas 50 ton perhari.

Sedangkan Kepala Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Deden Suharya mengaku para tenaga kesehatan penting mengetahui pengelolaan limbah B3 agar tidak sembarangan dalam memperlakukan limbah tersebut. "Benar-benar bisa menerapkan SOP dengan baik, paham resikonya dan dapat menjelaskan alur pengelolaan limbah B3 medis secara komprehensif," imbuh Deden.

Yang ikut serta dalam studi lapangan ini lanjut Deden lebih komprehensif dari semua stakeholder, baik unsur pemerintah maupun swasta. "Sejak 2018 pemkab Tangerang sudah bekerjasama dengan PPLI dalam pengelolaan limbah B3. Tapi ini pertama kali kita bawa semua unsur yang berkaitan melakukan studi lapangan ke sini (PPLI)," ungkapnya.

Pihaknya mengaku percaya bagaimana PPLI mengelola secara profesional limbah B3 yang dititipkan sejumlah rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Tangerang.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD