IDXChannel -Petugas melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di salah satu SPBU Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Pemerintah berencana memperketat penyaluran BBM subsidi mulai 2027 untuk memastikan subsidi energi lebih tepat sasaran dan diterima masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Kuota BBM subsidi tahun depan ditetapkan sekitar 20,09 juta kiloliter (KL), jauh lebih rendah dibandingkan proyeksi penyaluran 2026 yang mencapai sekitar 48 juta KL. Pengurangan tersebut menjadi bagian dari rencana pengendalian konsumsi BBM subsidi, termasuk Pertalite.
Pemerintah juga tengah menyiapkan skema pembatasan pembelian Pertalite agar subsidi tidak banyak dinikmati masyarakat berkemampuan ekonomi tinggi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan kebijakan tersebut bukan berarti harga Pertalite akan naik. Penerapannya pun akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap perekonomian.
Di sisi lain, Pertamina disebut telah melakukan riset teknologi untuk mendukung penyaluran Pertalite yang lebih tepat sasaran. Pemerintah berharap pengendalian ini dapat menekan kebocoran subsidi tanpa mengganggu kebutuhan masyarakat.