AALI
9825
ABBA
392
ABDA
0
ABMM
1430
ACES
1240
ACST
234
ACST-R
0
ADES
3020
ADHI
1035
ADMF
7750
ADMG
195
ADRO
1885
AGAR
0
AGII
1485
AGRO
2050
AGRO-R
0
AGRS
179
AHAP
76
AIMS
460
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
890
AKRA
4190
AKSI
412
ALDO
965
ALKA
230
ALMI
238
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2021/12/06 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
506.17
0.86%
+4.30
IHSG
6580.50
0.64%
+42.00
LQ45
947.05
0.87%
+8.13
HSI
23444.23
-1.36%
-322.46
N225
27941.69
-0.31%
-87.88
NYSE
16347.87
-0.77%
-127.38
Kurs
HKD/IDR 1,847
USD/IDR 14,395
Emas
825,254 / gram

Banjir & Hujan Berpotensi Timbulkan Karat, Ini Cara Pencegahannya

IDXTAINMENT
Riyandy Aristyo/iNews
Minggu, 21 Februari 2021 09:15 WIB
Banjir dan hujan dapat menyebabkan masalah pada kendaraan, terutama korosi atau karat akibat tingginya kasaman dan mineral pada air.
Banjir & Hujan Berpotensi Timbulkan Karat, Ini Cara Pencegahannya. (Foto: MNC Media)
Banjir & Hujan Berpotensi Timbulkan Karat, Ini Cara Pencegahannya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Hujan deras selama beberapa hari terakhir telah membuat sejumlah kawasan ibu kota terendam banjir. Kondisi ini dapat menyebabkan masalah pada kendaraan, terutama korosi atau karat akibat tingginya kasaman dan mineral pada air.

Lalu, bagaimana sih cara mencegahnya?

Aftersales Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengatakan, kunci dari pencegahan proses korosi di bodi mobil adalah menjaga kebersihan mobil seoptimal mungkin.

"Jangan pernah remehkan karat karena begitu terdeteksi butuh tindakan segera agar tidak menjalar dan merusak bodi mobil," katanya melalui siaran pers, Jumat (19/2/2021).

Dia pun mengajak pemilik mobil untuk selalu mencuci kendaraannya guna memastikan sisa air hujan dan kotoran tidak menempel.

"Pastikan mobil kering sempurna dan tidak lembab, terutama area kolong, celah dan sambungan di mobil yang merupakan bagian paling rawan karat," ujar Tara.

Selain itu, setiap bagian mobil yang mulai terkikis lapisan cat atau antikaratnya untuk segera memperbaiki kendaraannya ke bengkel. Menurut dia, langkah tersebut juga berlaku untuk mobil yang pernah terlibat kecelakaan sehingga bodi baret atau penyok.

"Segera diperbaiki dan jangan menunggu terlalu lama dengan alasan untuk menghemat biaya asuransi atau belum sempat pergi ke bengkel," ujarnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD