AALI
8175
ABBA
585
ABDA
0
ABMM
1305
ACES
1290
ACST
262
ACST-R
0
ADES
2400
ADHI
725
ADMF
7575
ADMG
228
ADRO
1270
AGAR
0
AGII
1685
AGRO
2780
AGRO-R
0
AGRS
226
AHAP
58
AIMS
430
AIMS-W
0
AISA
220
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
625
AKRA
3540
AKSI
420
ALDO
630
ALKA
232
ALMI
228
ALTO
308
Market Watch
Last updated : 2021/07/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
444.75
-0.64%
-2.88
IHSG
6100.03
0.05%
+2.98
LQ45
833.06
-0.57%
-4.77
HSI
25228.37
0.57%
+141.94
N225
27648.77
-1.15%
-321.45
NYSE
16520.96
-0.27%
-44.35
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,485
Emas
840,417 / gram

Heboh Dikaitkan dengan Kiamat, Cek Fakta Gunung Emas di Kongo

IDXTAINMENT
Wahyu budi /sindonews
Senin, 15 Maret 2021 14:37 WIB
Gunung di Luhihi, di Provinsi Kivu Selatan ini mempunyai kandungan emas 60% hingga 90% loh.
Heboh Dikaitkan dengan Kiamat, Cek Fakta Gunung Emas di Kongo (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Gunung emas di Kongo diserbu masyarakat yang ingin mencari harta karun. 

Gunung di Luhihi, di Provinsi Kivu Selatan ini mempunyai kandungan emas 60% hingga 90% loh. 

Dilansir Unilad, penemuan biji emas ini terjadi pada akhir Februari, dengan video dari tempat kejadian yang menunjukkan orang-orang menggali tanah. Mereka mencari emas dengan sekop dan menggunakan tangan kosong. 

Menteri Pertambangan Kivu Selatan Venant Burume Muhigirwa mengatakan, masuknya penggali membuat ramai desa kecil tempat gunung itu berada, sekira 50 km (30 mil) dari ibu kota provinsi, Bukavu. 

Tanah di gunung tersebut diperkirakan terdiri dari '60% hingga 90% 'emas, menurut laporan BBC Tori Pesin. 

Penambangan subsisten, seperti yang terlihat dalam video itu, melibatkan penggali liat dengan alat-alat yang belum sempurna dan umum di seluruh Republik Demokratik Kongo, lapor Reuters. 

Penambangan emas tradisional dikatakan tersebar luas di timur penghasil emas dan timur laut negara itu, tetapi keputusan yang dikeluarkan pada hari Senin, 1 Maret, mengharuskan semua penambang, pedagang dan anggota angkatan bersenjata Kongo (FARDC) meninggalkan lokasi tambang di sekitar daerah Luhihi.

(Sandy)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD