AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Pesanan Masih Melonjak, “Brompton Asal Indonesia” Siap Masuk Pabrikasi

IDXTAINMENT
Fahmi Abidin
Jum'at, 28 Agustus 2020 15:45 WIB
Pendiri kreuz yakni Yudi Yudiantara menyebutkan permintaan sepeda yang dibuatnya hingga kini sudah lebih dari 500 pesanan.
Pesanan Masih Melonjak, “Brompton Asal Indonesia” Siap Masuk Pabrikasi. (Foto: Ist)
Pesanan Masih Melonjak, “Brompton Asal Indonesia” Siap Masuk Pabrikasi. (Foto: Ist)

IDXChannel – Tren sepeda di Indonesia nyatanya tetap kuat, hal tersebut memicu produsen sepeda lipat yang disebut sebagai Brompton Asli Indonesia yakni Kreuz yang berasal dari Bandung, Jawa Barat, semakin kebanjiran order usai sepedanya ramai dipesan orang terutama oleh Presiden RI Joko Widodo. Akibatnya order yang mencapai ratusan dengan masa order hingga 2023 membuat brand lokal ini untuk melakukan pabrikasi di akhir tahun.

Dalam program spesial dialogue Webinar On TV IDX Channel, pada Kamis (27/8/2020), pendiri kreuz yakni Yudi Yudiantara menyebutkan permintaan sepeda yang dibuatnya hingga kini sudah lebih dari 500 pesanan dengan masa tunggu alias pre order hingga 2023.

“Saat ini kita dengan menjalin komunikasi, pabrikasi otomotif karena mereka yang terpuruk sangat siap dalam peralatan dan kita manfaatkan sekali karena mereka membutuhkan kerjasama dimana kita berproduksi dengan pabrikasi di Lembang dan semoga bisa terpenuhi,” ungkap Yudi Yudiantara, Pendiri Kreuz seperti dikutip Video Journalist (VJ) IDX Channel Ade Firmansyah, Jumat (28/8/2020).

Hingga saat ini untuk membuat sepeda yang dibangun secara handmade, sudah terdapat 70 persen bahan menggunakan bahan baku dalam negeri dan 30 persen masih impor. Untuk itu, pihaknya juga akan menggaet para pelaku UMKM untuk menjalin kerjasama dengannya dalam membuat sejumlah bagian sepeda yang akan dibuat.

“Selain itu skema kerjasama mendapatkan pemakaian plant dengan kita ke depan tidak ada teknis di pasar melalui kompetitor lain dan kita lagi buat legal hukum,”imbuh Yudi.

Sebelumnya, nama Kreuz semakin melejit usai dua sepeda pesanan Jokowi berwarna merah putih yang diunggah orang nomor satu di Indonesia tersebut melalui akun Instagram pribadinya dan viral di sosial media, dimana postingan Jokowi dilakukan tepat satu hari sebelum perayaan Hari Kemerdekaan RI ke-75. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD