IDXChannel - Bursa saham Asia kompak bangkit pada Kamis (5/4/2026), dipimpin lonjakan tajam pasar Korea Selatan setelah dihantam aksi jual besar-besaran beberapa hari terakhir.
Indeks KOSPI Composite Korea Selatan (Korsel) melonjak 11 persen ke atas level 5.600 pada Kamis pagi, setelah sebelumnya anjlok hampir 20 persen dalam tiga hari perdagangan terakhir, seiring saham semikonduktor dan teknologi bangkit dari aksi jual bersejarah.
Bursa Korea kembali mengaktifkan mekanisme sidecar pada indeks acuan, menghentikan sementara perdagangan program selama lima menit di tengah volatilitas tinggi.
Saham domestik Negeri Ginseng juga mengikuti reli sektor teknologi di Wall Street semalam, ditopang stabilnya harga minyak dan meredanya kekhawatiran inflasi, meski ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran masih berlanjut tanpa tanda-tanda deeskalasi yang jelas.
Agar pemulihan aset berisiko berlanjut, investor diperkirakan memerlukan kejelasan lebih lanjut mengenai durasi konflik dan dampaknya terhadap pertumbuhan serta dinamika harga.