AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Tak Peduli Perang Dagang, Xpeng Motor Asal China Siap IPO di NYSE

IDXTAINMENT
Fahmi Abidin
Selasa, 11 Agustus 2020 11:15 WIB
Produsen mobil listrik pesaing Tesla yakni Xpeng Motors ajukan rencana IPO di bursa New York (NYSE), AS.
Tak Peduli Perang Dagang, Xpeng Motor Asal China Siap IPO di NYSE. (Foto: Ist)
Tak Peduli Perang Dagang, Xpeng Motor Asal China Siap IPO di NYSE. (Foto: Ist)

IDXChannel – Meski Presiden Donald Trump sedang melakukan aksi boikot terhadap beberapa produk asal China seperti Huawei hingga TikTok, Produsen mobil listrik pesaing Tesla yakni Xpeng Motors ajukan rencana IPO di bursa New York (NYSE), AS.

Dalam aksi korporasi tersebut, Xpeng menunjuk Credit Suisse, JPMorgan, dan Bank of America sebagai penjamin emisi. Pesaing Tesla di industri kendaraan roda empat listrik itu mengincar dana segar USD100 juta dari hasil IPO.

Berdasarkan data keterbukaan informasi di otoritas bursa SEC, Xpeng akan melepas 429 juta saham biasa kelas B. Sedangkan saham kelas A yang dilepas tidak disebutkan, kemudian untuk saham B memiliki hak suara 10 sementara saham A satu suara.

Sebelum mengajukan IPO di bursa New York (NYSE), Xpeng lebih dulu meraih suntikan dana USD400 juta yang berasal dari Alibaba sebesar USD200 juta, kemudian Qatar Investment Authority (QIA) sebesar USD100 juta dan Mubadala (Sovereign Wealth Fund Abu Dhabi) sebanyak USD100 juta.

Sejatinya, Xpeng menyusul produsen mobil listrik lainnya asal China yakni Li Auto yang mencatatkan sahamnya di lantai bursa Amerika Serikat. Meski demikian, di industri mobil Listrik, perusahaan ini tidak sendirian karena juga terdapat WM Motor dan Nio yang akan membuka pabrik di Shanghai untuk melebarkan sayap bisnis ke seluruh dunia merebut pasar Tesla.

Xpeng saat ini memiliki dua jenis mobil di pasaran, yakni G3 SUV dan P7 Sedan. Mobil yang disebut terakhir adalah saingan Model 3 Tesla. Xpeng akan merilis mobil ketiga pada 2021.

Aksi Xpeng untuk mencatatkan saham perdananya di lantai bursa New York dilakukan di tengah ketegangan hubungan AS-China, terutama akibat ulah Trump yang melakukan pemboikotan dan aksi ambil paksa saham perusahaan asal China. Salah satu yang terbaru adalah ByteDance yang dipaksa menjual seluruh saham TikTok kepada perusahaan milik AS atau terancam diblokir jika kesepakatan gagal dicapai.

“Meski saat ini kami belum mengekspor mobil listrik pintar ke AS, belum diketahui dampak negosiasi tarif atau kebijakan pemerintah, dan tarif terhadap harga bahan baku kami," kata Xpeng, dikutip dari Reuters, Selasa (11/8/2020). (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD