sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan GOTO Kedepannya

Infografis editor Shifa Nurhaliza
13/04/2022 11:30 WIB
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menyiapkan berbagai strategi guna memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya.
Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)
Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)
Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel) Tingkatkan Harga Saham, Ini yang Dilakukan  GOTO Kedepannya. (Foto: Tim Digital Marketing IDX Channel)

IDXChannel - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) telah menyiapkan berbagai strategi guna memberikan nilai tambah bagi para pemegang sahamnya. Diharapkan dengan ini, maka harga saham GOTO kedepannya akan terus meningkat seiring dengan kinerja perusahaan.

Direktur Utama GOTO, Andre Soelistyo mengatakan, mengenai harga saham, hal itu merupakan hasil eksekusi dan kinerja dari perusahaan. Namun, diluar itu banyak kondisi eksternal seperti makro ekonomi negara lain yang juga bisa mempengaruhi harga suatu saham.

Seperti diketahui, GoTo Gojek Tokopedia resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (11/4/2022). Di awal perdagangan, harga saham GOTO bergerak melesat 18,3 persen di posisi Rp 400 per saham dibandingkan harga awal IPO yang ditetapkan, Rp 338 per saham.

Pencatatan saham GOTO ini sekaligus menjadikan GOTO sebagai perusahaan ke-15 yang tercatat di BEI sepanjang tahun 2022. Dari keseluruhan proses IPO, GOTO mengumpulkan total dana sebesar Rp 15,8 triliun, terdiri dari Rp 13,7 triliun dari penawaran umum saham melalui IPO, dan Rp 2,1 triliun melalui penjualan saham treasuri dalam rangka opsi penjatahan lebih (greenshoe). Penghimpunan dana tersebut mencerminkan kapitalisasi pasar sebesar Rp 400,3 triliun.

Advertisement
Advertisement