AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20171.27
0.29%
+59.17
N225
26855.30
0.67%
+177.50
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Intip Sumber Kekayaan Bos Properti The Ning King yang Hartanya Tembus Rp6,4 Triliun

INSPIRATOR
Shelma Rachmahyanti
Sabtu, 23 April 2022 08:57 WIB
Berikut ulasan sumber kekayaan bos properti The Ning King atau Harjanto Tirtohadiguno.
Intip Sumber Kekayaan Bos Properti The Ning King yang Hartanya Tembus Rp6,4 Triliun (Dok.MNC)
Intip Sumber Kekayaan Bos Properti The Ning King yang Hartanya Tembus Rp6,4 Triliun (Dok.MNC)

IDXChannel – Sumber kekayaan The Ning King yang cukup fantastis akan diulas dalam artikel ini. The Ning King atau Harjanto Tirtohadiguno adalah pemilik PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI).

Melansir berbagai sumber, Sabtu (23/4/2022), The Ning King pernah masuk daftar orang terkaya di Indonesia versi Forbes tahun 2017. Saat itu kekayaannya mencapai USD450 juta atau setara Rp6,4 triliun (kurs Rp14.300 per USD).

Namun, The Ning King terlempar dari daftar 50 orang terkaya Indonesia pada 2018.

Dengan total kekayaannya, pemilik saham properti Alam Sutera ini masuk ke daftar orang terkaya versi Forbes menempati urutan ke-50.

Selain PT Alam Sutera Realty Tbk, The Ning King tercatat sebagai pemilik saham dari PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST).

Akan tetapi, pria yang lahir di tahun 1931 ini justru mengawali kariernya bukan dari dunia properti, melainkan dari bisnis tekstil di Bandung.

Kemudian, The Ning King bertolak ke Jakarta dan membuka toko tekstil kecil di Jalan Pintu Kelinci, Jakarta Pusat.

The Ning King dikenal sangat mencintai produk dalam negeri. Bahkan, dia selalu menyematkan label ‘Buatan Indonesia’ di setiap produk tekstil yang diproduksi dari pabrik kecilnya dulu.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD