AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Kisah Sukses Pemilik Air Asia Tony Fernandes, Pelopor Penerbangan Murah di Dunia

INSPIRATOR
Mohammad Yan Yusuf
Jum'at, 17 Juni 2022 11:22 WIB
Kisah sukses pemilik Air Asia Tony Fernandes begitu menginsipirasi, sebab lewat tangan dinginnya penerbangan murah terwujud. Tony berhasil mewujudkan mimpinya.
Kisah Sukses Pemilik Air Asia Tony Fernandes, Pelopor Penerbangan Murah di Dunia. (Foto : MNC Media)
Kisah Sukses Pemilik Air Asia Tony Fernandes, Pelopor Penerbangan Murah di Dunia. (Foto : MNC Media)

IDXChannel - Kisah sukses pemilik Air Asia Tony Fernandes begitu menginsipirasi, sebab lewat tangan dinginnya penerbangan murah terwujud.

Selain itu, kisah sukses pemilik Air Asia bisa menjadi bahan acuan Anda dalam memulai usaha Anda.

Lalu bagaimana cerita kisah sukses pemilik Air Asia? Simak penjelasan yang berhasil kami himpun dari berbagai sumber terpercaya. 

Berawal dari Musik

Ketika industri musik gagal beradaptasi dengan internet, Tony Fernandes memutuskan untuk berhenti bekerja.

Ia meninggalkan pekerjaannya untuk mewujudkan impian masa kecilnya, membangun maskapai penerbangan murah pertama di Asia.

Ia lantas membeli Air Asia dari pemerintah Malaysia pada September 2001 hanya 25 pence atau sekitar Rp3.500.

Sekalipun demikian, ia tidak memiliki pengalaman menjalankan perusahaan penerbangan.

Beruntung dirinya dikelilingi tim pemasaran yang handal.

Memahami Potensi Pasar

"Kami melihat pasar dan berpendapat bila harga tiket dipangkas 50%, maka akan ada potensi pasar yang sangat besar," kata Fernandes.

Potensi pasar ini menjadi incaran Fernandes dan perusahaan ini terus berkembang.

Barulah di tahun 2002, Air Asia memulai bisnis ini dengan dua pesawat dan sekarang memiliki 86 pesawat yang menerbangkan sekitar 30 juta orang ke seluruh dunia.

Halaman : 1 2 3
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD