AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Omset Meningkat Pesat, Budidaya Madu di Bojonegoro Raup Rp5 Juta per Hari Selama Pandemi

INSPIRATOR
Avirisda M/Kontributor
Senin, 11 Oktober 2021 15:32 WIB
Pendapatan mereka meningkat drastis selama masa pandemi Covid-19, dimana puncaknya di bulan Mei hingga Juli 2021.
Omset Meningkat Pesat, Budidaya Madu di Bojonegoro Raup Rp5 Juta per Hari Selama Pandemi (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pada masa pandemi Covid-19 saat ini, petani lebah madu di Kabupaten Bojonegoro panen uang cukup besar. Bahkan, pendapatan mereka meningkat drastis selama masa pandemi Covid-19, dimana puncaknya di bulan Mei hingga Juli 2021.  

Hingga kini tren penjualan madu di tempatnya masih cukup tinggi. Permintaan madu di budidaya lebah madu di Desa Sidodadi, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro, cukup tinggi, bahkan merambah pemasaran antar pulau di luar Jawa. 

Pemilik usaha budidaya madu Lamsir menyatakan, sejak beternak lebah madu pada 2019 diakui peningkatan omzetnya terasa, semenjak pandemi Covid-19 masuk ke Indonesia. Terhitung bila sebelum pandemi Covid-19 omzet per hari mencapai Rp 1 juta, selama pandemi Covid-19 meningkat lebih dari 50 persen. 

"Sebelum pandemi Rp 1 juta per hari, selama pandemi biasanya Rp 5 - 7 juta sehari, tapi rata - ratanya Rp 5 juta lah. Puncaknya Mei sampai Juli luar biasa, ya intinya madu ini kan bisa membantu meningkatkan imunitas tubuh di pandemi ini," tutur Lamsir saat dikonfirmasi MNC Portal, Senin (11/10/2021). 

Diakui Lamsir, banyak pelanggannya yang merasakan manfaat dari madu, lebah liar yang dibudidayakannya. Dimana jenis lebah yang dibudidayakannya adalah lebah jenis apis melivera, yang telah dibudidayakannya sejak 2019 lalu bersama sang istrinya. 

Madu lebah liar ini dikemasnya dalam beragam kemasan mulai dari ukuran botol 140 ml seharga Rp 50.000 per botolnya. Kemudian kemasan botol sirup kaca berukuran 460 ml yang dijual Rp 150 ml. 

"Yang besar itu 600 ml botol jerigen, itu saya jual Rp 170 ribu. Lebih hemat di harga itu yang 600 ml, kalau di kurs-kan. Tapi kami biasanya mengemas tergantung konsumen, ada yang jerigen 2 kilogram dan 3 kilogram, biasanya untuk pengiriman ke Jawa Barat atau Riau,” terang dia. 

Para pembelinya ini biasanya mendapat rekomendasi dari beberapa orang dari mulut ke mulut, hingga akhirnya memesan madu miliknya melalui media sosial baik Instagram, Facebook, atau WhatsApp. Apalagi pihaknya memiliki sebuah grup WhatsApp yang berisikan para pelanggan yang rutin memesan dan memasarkan ke beberapa orang. 

"Pemasaran melalui online, intinya membentuk komunitas di WA (WhatsApp) grup itu ada respon positif setelah merasakan dan mendapat khasiatnya diceritakan ke yang lain dari mulut ke mulut. Jadi kebanyakan pesannya melalui media sosial online. Kalau e-commerce belum menjangkau ke sana," bebernya. 

Guna memenuhi permintaan madu, Istana Madu bisa memanen madu dalam setahun beberapa kali dengan jumlah mencapai satu ton. Puncak panen terjadi antara bulan September hingga November, dimana pada interval waktu itu bisa 3 - 4 kali madunya bisa panen. 

"Jadi karena kelestarian alamnya yang kami jaga betul, maka madu Bojonegoro ini bisa menghasilkan hampir satu ton setiap tahunnya. Puncaknya bulan sembilan sampai sebelas, itu panen 3 - 4 kali. Sekali panen bisa mencapai 3 - 4 kwintal madu, terakhir panen pada 3 Oktober 2021 lalu. Misinya kami cuma satu melestarikan alam demi umat," ungkapnya. 

Maka dengan potensi tumbuhan sebagai makanan lebah madu, yang ada baik berupa rumput liar, kelengkeng, akasia, hingga mangga, selama 21 hari madu yang dibudidayakan bisa dipanen. 

"Jadi kalau potensi bunga rumput liar tadi itu 21 hari sudah bisa kita panen," tukasnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD