IDXChannel—Simak perjalanan karier Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia yang mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu (26/7/2026) kemarin. Pengunduran dirinya diumumkan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.
Melansir laman resmi Bank Indonesia (27/7/2026), Perry Warjiyo mulai berkarier di bank sentral sejak 1984. Pada awal perjalanan kariernya, Perry sempat bekerja di bagian pemeriksaan dan pengawasan kredit.
Dia mulai ditugaskan sebagai kepala biro gubernur pada 1998 dan mulai menjabat sebagai direktur pada 2003. Saat itu Perry dipercaya sebagai Direktur Pusat Pendidikan dan Studi Kebangsentralan.
Lalu dua tahun berikutnya, dia ditunjuk menjadi Direktur Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia hingga 2007.
Kemudian, pada 2007 hingga 2009 Perry sempat bertugas di International Monetary Fund (IMF) sebagai Direktur Eksekutif, di mana dia mewakili 13 negara anggota dalam South-East Asia Voting Group.
Perry kembali ke bank sentral pada 2009, di mana dia menjabat dua posisi hingga 2013. Yakni Asisten Gubernur untuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan internasional, serta Direktur Eksekutif Departemen Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter Bank Indonesia.
Dia mulai menjabat sebagai deputi gubernur pada 2013 sampai 2018. Setelahnya, Perry diangkat menjadi Gubernur Bank Indonesia hingga 2023. Dia kembali dipercaya untuk menjabat sebagai gubernur pada periode 2023-2028.
Namun, dia mengajukan surat pengunduran diri kepada Presiden Prabowo Subianto pada Minggu, 26 Juli 2026, dua tahun sebelum masa akhir jabatannya. Kabar ini disampaikan oleh Mensesneg Prasetyo Hadi.
Sebagai tambahan informasi, Perry Warjiyo lahir pada 1959 di Sukoharo, dia mengenyam pendidikan di Fakultas Ekonomi Universitas Gajah Mada pada 1982. Lalu meneruskan studinya di Iowa State University untuk gelar master (1989) dan Ph.D. (1991).
Perry Warjiyo berasal dari keluarga berpenghasilan rendah. Dia merupakan anak keenam dari sembilan bersaudara. Ayahnya dulu adalah seorang petani tembakau yang cukup sukses, tetapi usahanya bangkrut.
Meskipun kehidupan keluarganya pas-pasan, orangtuanya tetap mengupayakan agar Perry dan saudaranya yang lain tetap mengenyam pendidikan. Perry tetap melanjutkan kuliah meskipun dana keluarganya terbatas.
Mulanya Perry ingin mengambil jurusan kedokteran, tetapi karena menyadari keterbatasan dana, akhirnya dia memutuskan untuk mendaftar ke jurusan ekonomi.
Itulah perjalanan karier Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia yang mengundurkan diri.
(Nadya Kurnia)