sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Profil Larry Fink CEO Blackrock: Dirikan Perusahaan Investasi Usai Rugi USD100 Juta

Inspirator editor Kurnia Nadya
14/12/2023 18:32 WIB
Larry Fink adalah pendiri Blackrock. Ia mendirikan Blackrock setelah belajar dari kesalahannya saat keliru memprediksi tingkat suku bunga.
Profil Larry Fink CEO Blackrock: Dirikan Perusahaan Investasi Usai Rugi USD100 Juta. (Foto: LinkedIn/Larry Fink)
Profil Larry Fink CEO Blackrock: Dirikan Perusahaan Investasi Usai Rugi USD100 Juta. (Foto: LinkedIn/Larry Fink)

Ia malang melintang menjalankan banyak tugas dan peran di beragam departemen di First Boston. Namun kesuksesannya terhenti pada 1986, ketika Fink salah memprediksi tingkat suku bunga dan membuat departemennya merugi hingga USD100 juta. 

Nilai ini setara dengan Rp1,54 triliun, pada 1986 tentu nominal ini tidak bisa dibilang sedikit. Kekeliruan yang berujung pada kerugian itu mengubah sikap kolega-koleganya. Dalam waktu singkat saja, Fink yang semula dipuji-puji mulai diabaikan banyak orang. 

Banyak trader di bawah departemennya mengambil pertaruhan besar berdasarkan prediksi yang ia buat. Saat itu, ia memprediksi suku bunga bakal meningkat, namun ternyata yang terjadi malah sebaliknya. Kerugian USD100 juta itu menjadi perbincangan di Wall Street tentu saja.

Fink dipaksa keluar dari First Boston pada 1988. Wall Street Journal mengutip salah satu narasumber First Boston yang mengatakan bahwa Fink tidak punya pilihan lagi untuk tetap bekerja di posisinya sekarang. 

Profil Larry Fink: Perjalanan Mendirikan Blackrock

Menurut catatan wawancara Vanity Fair, Fink berpendapat kerugiannya saat itu terjadi karena pelaku investasi—pada masa itu—tidak benar-benar memahami batasan risiko. Sistem komputer kurang mumpuni, program yang digunakan untuk mengukur dampak variabel—termasuk perubahan suku bunga—pun demikian. 

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement