AALI
9675
ABBA
314
ABDA
6975
ABMM
1360
ACES
1260
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3450
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2280
AGAR
360
AGII
1410
AGRO
1320
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
68
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1075
AKRA
735
AKSI
660
ALDO
1405
ALKA
294
ALMI
288
ALTO
274
Market Watch
Last updated : 2022/01/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
508.18
0.2%
+0.99
IHSG
6645.51
0.52%
+34.35
LQ45
949.77
0.29%
+2.75
HSI
23550.08
-1.08%
-256.92
N225
26717.34
2.09%
+547.04
NYSE
0.00
-100%
-16236.51
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,364
Emas
829,485 / gram

Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra

INSPIRATOR
Fahmi Abidin
Rabu, 22 Januari 2020 15:00 WIB
Melirik rekam jejaknya, sosok Irfan merupakan lulusan Teknik Informatika ITB pada 1989 dan memiliki pengalaman di industri telekomunikasi hingga pertambangan.
Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra. (Foto: Ist)
Sah Jadi Dirut Garuda Indonesia, Ini Profil Irfan Setiaputra. (Foto: Ist)

IDXChannel - Irfan Setiaputra resmi menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang berlangsung pada Rabu (22/1/2020).

Melirik rekam jejaknya, sejatinya sosok Irfan merupakan lulusan Teknik Informatika ITB pada 1989 dan memiliki banyak pengalaman kerja di industri telekomunikasi hingga pertambangan.

Sebelum diangkat menjadi bos Garuda Indonesia, ia sempat bekerja perusahaan plat merah yakni PT Industri Telekomunikasi Indonesia (INTI) pada 2009-2012 sebagai Direktur Utama. Namun Irfan keluar karena gaji yang diterima lebih kecil dari pekerjaan sebelumnya.

Sebelum memimpin di BUMN, Irfan sejatinya berkarier di perusahaan besar dengan posisi strategis di bidang informatika seperti IBM, LinkNet dan Cisco. Setelah itu, Irfan berkarya di PT Titan Mining Indonesia sebagai Chief Executive Officer (CEO) pada 2012 - 2014.

Ia juga sempat menjabat sebagai direktur utama PT Cipta Kridatama yang bergerak di sektor batu bara pada Juli 2014-Mei 2017.

Pria kelahiran Jakarta 24 Oktober 1964 ini lantas melanjutkan karirnya pada PT Reswara Minergi Hartama sebagai direktur utama pada periode Mei-Desember 2017. Posisi Irfan saat ini adalah CEO Sigfox Indonesia, pengelola jaringan Internet of Things (IoT) sejak Februari 2019 lalu.

Kariernya yang cemerlang tentu sejalan dengan penghasilannya secara material. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN, ia memiliki harta pribadi sejumlah Rp3,5 miliar. (*)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD