AALI
8475
ABBA
222
ABDA
6050
ABMM
4210
ACES
615
ACST
185
ACST-R
0
ADES
7225
ADHI
745
ADMF
8300
ADMG
165
ADRO
4080
AGAR
306
AGII
2250
AGRO
575
AGRO-R
0
AGRS
94
AHAP
101
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1415
AKSI
322
ALDO
680
ALKA
290
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/05 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.54
-0.28%
-1.53
IHSG
7075.39
0.04%
+3.13
LQ45
1011.63
-0.3%
-3.01
HSI
18087.97
5.91%
+1008.46
N225
27120.53
0.48%
+128.32
NYSE
0.00
-100%
-13855.72
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,210
Emas
837,370 / gram

Siapa Pemilik Nike? Sport Brand dengan Pendapatan Tahunan Capai Rp705 T  

INSPIRATOR
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Jum'at, 23 September 2022 10:19 WIB
Tahukah Anda siapa pemilik Nike? Anda tentu sudah tak asing dengan brand yang memiliki logo centang paling fenomenal ini.
Siapa Pemilik Nike? Sport Brand dengan Pendapatan Tahunan Capai Rp705 T. (Foto: MNC Media)  
Siapa Pemilik Nike? Sport Brand dengan Pendapatan Tahunan Capai Rp705 T. (Foto: MNC Media)  

Phil Knight pun terinspirasi dengan kualitas sepatu tersebut dan akhirnya bekerja sama dengan Onitsuka. Hingga akhirnya, pada 1964 Blue Ribbon Sports pun lahir. Knight dan Bowerman terus bekerja keras untuk membuat bisnis sepatu olahraga tersebut berkembang. 

Keduanya membuka toko ritel di Santa Monica, California dan Eugene, Oregon setelah bisnis tersebut berjalan selama beberapa tahun. Bisnis sepatu olahraga tersebut menemui pintu keberhasilan hingga memperoleh keuntungan yang besar pada akhir tahun 1960-an. 

Meski demikian, keduanya harus menghadapi masalah lantaran ketidakpastian akan kontraknya dengan perusahaan Onitsuka. Hingga pada 1971, Knight dan Bowerman pun memutuskan untuk memulai perusahaan mereka sendiri. 

Seorang teman dari Knight yang bernama Jeff Johnson yang juga bekerja di Blue Ribbon Sport pun menyarankan untuk mengubah nama perusahaan dan brand mereka menjadi Nike. Dari sanalah brand Nike lahir dan bertahan sampai saat ini. 

Melalui brand Nike, Phil Knight pun bertekad untuk merancang produk yang nantinya digunakan oleh para atlet olimpiade. Ia pun merilis model sepatu Nike, Cortez yang mengawali debutnya pada uji coba olimpiade tahun 1972. 

Tak disangka, hal tersebut memberikan keuntungan tersendiri bagi Nike. Pada tahun 1980-an, keuntungan Nike pun tumbuh berkali-kali lipat dari tahun sebelumnya. Nike bahkan berhasil menguasai hampir separuh pasar sepatu atletik. 

Nike terus mengalami kemajuan pesat hingga Knight berhasil menggandeng lebih banyak lagi olahragawan ternama dunia sebagai brand ambassadornya. Beberapa Atlet yang berhasil dikontrak Nike antara lain Charles Barkley, Andre Agassi, dan Tiger Woods. Nike bahkan melakukan kontrak seumur hidup bersama tiga atlet tersohor seperti Cristiano Ronaldo,  LeBron James, dan Michael Jordan. 

Pendapatan Nike

Nike tercatat sebagai perusahaan perlengkapan olahraga dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia. Perusahaan ini bahkan berhasil mengalahkan kapitalisasi pasar pesaingnya yakni Adidas. 

Berdasarkan data Companies Market Cap, pada September 2022 Nike berhasil memiliki kapitalisasi pasar mencapai USD154,58 miliar atau setara dengan Rp2,32 kuadriliun. Nilai tersebut sekaligus mengantarkan Nike ke posisi ke-59 Most Valuable Company versi Companies Market Cap. 

Sementara itu, berdasarkan data Forbes 2022, pendapatan tahunan Nike berada di kisaran angka USD46,9 miliar atau setara dengan Rp705 triliun. Sementara itu, tahun ini Nike berhasil memperoleh laba perusahaan mencapai USD6,1 miliar atau setara dengan Rp91,7 triliun. Dengan pendapatan tersebut, tak heran Nike berhasil mengantarkan pemiliknya sebagai salah satu orang terkaya di dunia.

Halaman : 1 2 Tampilkan semua
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD