AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

Terdampak Pandemi, Pramugari Ini Banting Setir Jadi Penjual Jamu Tradisional

INSPIRATOR
Yoel Yusvin
Selasa, 31 Agustus 2021 15:29 WIB
Menjadi korban PHK akibat pandemi COVID-19, tidak membuat wanita cantik asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan tersebut harus hidup terpuruk.
Terdampak Pandemi, Pramugari Ini Banting Setir Jadi Penjual Jamu Tradisional (FOTO:MNC Media)
Terdampak Pandemi, Pramugari Ini Banting Setir Jadi Penjual Jamu Tradisional (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Hampir satu tahun lebih pandemi covid-19 membuat pukulan terhadap ekonomi di semua sektor. Tanpa terkecuali bagi Juita Iskandar yang berprofesi sebagai pramugari sebuah maskapai ini terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

Menjadi korban PHK akibat pandemi COVID-19, tidak membuat wanita cantik asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan tersebut harus hidup terpuruk. Dia tetap bersemangat dan bangkit dengan banting stir menjadi penjual jamu. 

Jamu-jamu tradisional tersebut, dia produksi sendiri dan dijual secara online. Ada tiga varian jamu yang dipasarkannya, dan diyakini dapat menambah imunitas saat beraktivitas sehari-hari agar tetap sehat dimasa pandemi COVID-19 saat ini. 

"Mengkonsumsi dan membuat jamu sudah menjadi hobi saya sejak lama. Pembuatannya juga sangat mudah, serta bahan bakunya banyak ditemukan di pasar," ujar wanita yang telah 15 tahun menekuni profesi sebagai pramugari tersebut. 

Jari-jari lentiknya dengan cekatan meramu berbagai rempah yang telah disiapkannya, di antaranya jahe merah, sereh, kunyit, gula, kayu manis, dan jeruk lemon. Semua bahan itu direbus dalam air mendidih, dan setelah dingin dimasukkannya dalam botol kemasan. 

Dia mengaku ada tiga varian jamu yang dipasarkan secara online, yakni jamu lemon, jamu gula aren, dan jamu kopi jahe. Harganya cukup murah, untuk satu botol jamu buatannya yang diberi nama "Jamugari" atau jamu pramugari, dijual dengan harga Rp30 ribu.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD