- PT Kapuas Prima Coal Tbk (ZINC) -28.892
- PT Humpuss Maritim Internasional Tbk (HUMI) -8.439
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) -8.048
- PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) -7.060
- PT Superbank Tbk (SUPA) -6.781
- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) -5.550
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) -5.516
- PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) -4.827
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) -4.776
- PT Indosat Tbk (ISAT) -3.556
Sebagai perbandingan, berikut ini adalah 10 saham dengan penurunan jumlah investor terdalam pada bulan sebelumnya (April 2026):
- PT Karya Bersama Anugerah Tbk (KBAG) –25.487
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) –22.423
- PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) –17.841
- PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) –12.537
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) –11.309
- PT Bhakti Agung Propertindo Tbk (BAPI) –9.962
- PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) –7.795
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) –7.533
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) –6.782
- PT GTS Internasional Tbk (GTSI) –6.510
Ada dua saham yang masuk dalam daftar 10 saham dengan penurunan jumlah investor terdalam selama dua bulan berturut-turut, yakni MINA dan SUPA.
Pada April, MINA dan SUPA kehilangan masing-masing 12.537 dan 7.795 akun investor. Lalu pada bulan Mei, kedua saham ini kembali mencatatkan penurunan jumlah investor, masing-masing sebanyak 7.060 dan 6.781 akun.
Itulah 10 saham dengan penurunan jumlah investor terdalam pada Mei 2026.
(Nadya Kurnia)