Kemudian, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) sebesar Rp399,19 miliar (naik 3,66 persen), serta PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) sebesar Rp256,72 miliar yang justru melemah -15,66 persen.
Secara keseluruhan, derasnya arus keluar dana asing terjadi di tengah kombinasi sentimen global dan domestik.
Isu terkait MSCI, memanasnya konflik geopolitik Amerika Serikat (AS)-Iran yang mendorong harga minyak, hingga pelemahan rupiah yang sempat menyentuh kisaran Rp17.370 per dolar AS, menjadi faktor utama yang menekan minat risiko investor terhadap aset di pasar berkembang, termasuk Indonesia. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.