3 Bos Batu Bara di Indonesia
Low Tuck Kwong atau Dato’ Dr Low Tuck Kwong adalah bos batu bara pemilik PT Bayan Resources Tbk (BYAN), salah satu emiten berkapitalisasi pasar jumbo. Saat ini, market cap BYAN mencapai Rp641,66 triliun.
Low Tuck Kwong menjabat sebagai direktur utama sekaligus pemegang saham pengendali BYAN, ia tercatat memiliki 61,05% saham. Setara dengan 20,35 miliar lembar saham. Forbes mencatat harta kekayaannya saat ini mencapai USD25,6 miliar. Nilai itu setara dengan Rp407,34 triliun.
Garibaldi Thohir atau Boy Thohir, adalah kakak dari Menteri BUMN Erick Thohir, sekaligus pemilik PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). Boy menjabat sebagai presiden direktur sekaligus pemegang saham mayoritas.
Ia memiliki saham ADRO secara pribadi sebanyak 6,18% atau setara dengan 1,97 miliar lembar saham. Boy mendirikan perusahaan ini bersama Edwin Soeryadjaya dan TP Rachmat.
ADRO memiliki konsesi pertambangan yang tersebar di Sumatera dan Kalimantan. ADRO juga merupakan salah satu perusahaan pertambangan dengan cadangan batu bara yang besar.