AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

5 Daftar Perusahaan Konglomerasi di Pasar Modal yang Bisa Dijadikan Tempat Investasi

MARKET NEWS
Mohammad Yan Yusuf
Kamis, 04 Agustus 2022 11:07 WIB
Daftar perusahaan konglomerasi di pasar modal ini bisa Anda lakukan untuk berinvestasi. Sebab beberapa perusahaan ini diketahui telah melantai di bursa efek.
5 Daftar Perusahaan Konglomerasi di Pasar Modal yang Bisa Dijadikan Tempat Investasi. (FOTO : MNC Media)
5 Daftar Perusahaan Konglomerasi di Pasar Modal yang Bisa Dijadikan Tempat Investasi. (FOTO : MNC Media)

IDXChannel - Daftar perusahaan konglomerasi di pasar modal ini bisa Anda lakukan untuk berinvestasi. Sebab beberapa perusahaan ini diketahui telah melantai di bursa efek sejak lama. 

Tentunya, beberapa konglomerasi ini memiliki emiten yang bagus dijadikan bahan dalam investasi. Keuntungan dan pendapatan bisa didapat saat berinvestasi di emiten ini. 

Lalu apa saja daftar perusahaan konglomerasi di pasar modal Indonesia? Simak penjelasan yang dihimpun kami dari berbagai sumber tepercaya. 

Daftar Perusahaan Konglomerasi di Pasar Modal Indonesia

1. Group Astra Internasional (ASII) 

Perusahaan ini merupakan perusahaan konglomerat multinasional yang berkantor pusat di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1957 dengan nama PT Astra International Inc oleh Tjia Kian Tie, Liem Pen Hong, Parulian Nainggolan, Datu Parulas Nainggolan dan Saut Guru Pamosik Nainggolan.

Pada tahun 1990, perseroan ini mengubah namanya menjadi PT Astra International Tbk, dan melantai di Bursa Efek Jakarta pada tanggal 4 April 1990. Per 30 Juni 2018, mayoritas saham Astra dimiliki oleh Jardine Cycle dan Carriage Ltd., yakni sebesar 50,11%.

Ruang lingkup kegiatan Perseroan seperti yang tertuang dalam anggaran dasarnya adalah perdagangan umum, perindustrian, jasa pertambangan, pengangkutan, pertanian, pembangunan dan jasa konsultasi. Ruang lingkup kegiatan utama entitas anak meliputi perakitan dan penyaluran mobil, sepeda motor dengan suku cadangnya, penjualan dan penyewaan alat berat, pertambangan dan jasa terkait, pengembangan perkebunan, jasa keuangan, infrastruktur dan teknologi informasi.

Adapun beberapa unit usahanya yaitu, Bank Permata (BNLI), United Tractors (UNTR), Astra Agro Lestari (AALI), Acset Indonusa (ACST), Astra Graphia (ASGR), dan Astra Otoparts (AUTO).

2. Group Bakrie

Bakrie Group atau Kelompok Usaha Bakrie adalah sebuah perusahaan konglomerat yang didirikan oleh Achmad Bakrie pada tahun 1942. Perusahaan bergerak di banyak bidang, termasuk, Pertambangan, MIGAS, Properti, Infrastruktur, Media, dan Telekomunikasi. 

5 Daftar Perusahaan Konglomerasi di Pasar Modal yang Bisa Dijadikan Tempat Investasi. (FOTO : MNC Media)

Bakrie Group adalah salah satu grup bisnis terbesar di Indonesia, dengan 10 anak usahanya yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Saat Ini, Bakrie Group dipimpin oleh Nirwan D. Bakrie (Chairman) dan Indra U. Bakrie (CO-Chairman).

Adapun anak perusahaan ini, yaitu Bakrie & Brothers (BNBR), Bakrie Telecom (BTEL), Bakrie Development (ELTY), Darma Henwa (DEWA), dan Visi Media Asia (VIVA).

3. Group Djarum

PT Djarum adalah sebuah perusahaan rokok terbesar keempat di Indonesia yang berkantor pusat di Kudus, Jawa Tengah. PT Djarum merupakan induk dari Djarum Group yang membawahi banyak bisnis. 

Bisnis tersebut dikelola oleh keluarga Hartono, yang generasi pertamanya adalah Oei Wie Gwan. Di luar bisnis rokok kretek, Djarum Group juga memiliki unit bisnis lain seperti bank BCA (BBCA), elektronika Polytron, perkebunan HPI Argo, pusat perbelanjaan Grand Indonesia, perdagangan elektronik Blibli, agen perjalanan daring tiket.com, media komunikasi Mola, makanan dan minuman, susu, kopi dengan merek Delizio Caffino dan Kopi Tubruk Gadjah, serta Sarana Menara Nusantara (TOWR).

4. Group Emtek (EMTK)

PT Elang Mahkota Teknologi Tbk atau lebih dikenal dengan nama Emtek, sebelumnya bernama PT Elang Mahkota Komputer. Ini merupakan perusahaan konglomerat yang didirikan pada tahun 1983, berpusat di SCTV Tower, Senayan City.

Pada tahun 1983, PT Elang Mahkota Komputer (Emtek) didirikan oleh Eddy Kusnadi Sariaatmadja sebagai perusahaan layanan komputer pribadi dan pernah menjadi distributor eksklusif produk Compaq di Indonesia. 

Eddy mengembangkan bisnisnya bersama saudaranya, Fofo Sariaatmadja dari awalnya hanya menjual perangkat keras, kemudian ke berbagai bidang terkait seperti perangkat lunak, data dan jaringan komputer.

Adapun Surya Citra Media (SCMA), Sarana Mediatama Metropolitan (SAME), dan Buka Lapak (BUKA).

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD