Dalam laporan keuangan yang diterbitkan Kamis (19/2/2026), Adira meraih pendapatan Rp12,1 triliun, naik 2,9 persen secara tahunan. Pendapatan perseroan terutama berasal dari segmen pembiayaan konsumen Rp7,6 triliun dan margin murabahah Rp1,7 triliun.
Pendapatan dari pembiayaan konsumen didominasi oleh segmen sepeda motor Rp3,93 triliun. Untuk mobil sebesar Rp1,5 triliun dan barang tahan lama (durable goods) sebesar Rp2,1 triliun.
Adira menyalurkan pembiayaan kepada konsumen sepanjang 2025 sebesar Rp25,7 triliun dengan total outstanding pembiayaan Rp60 triliun, sedangkan untuk piutang pembiayaan murabahah sebesar Rp5,5 triliun.
(Dhera Arizona)