AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

AGII Raup Laba Bersih Rp44,42 Miliar di Kuartal I-2022

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Senin, 23 Mei 2022 00:30 WIB
PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) membukukan penjualan bersih sebesar Rp682,57 miliar pada kuartal I-2022.
PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) membukukan penjualan bersih sebesar Rp682,57 miliar pada kuartal I-2022.
PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) membukukan penjualan bersih sebesar Rp682,57 miliar pada kuartal I-2022.

IDXChannel - PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII) membukukan penjualan bersih sebesar Rp682,57 miliar pada kuartal I-2022. Raihan itu meningkat 6,20% dibandingkan periode sama tahun 2021 senilai Rp642,70 miliar.

Penjualan produk gas menopang pendapatan AGII senilai Rp628,08 miliar, sementara jasa dan peralatan Rp54,48 miliar. Adapun mayoritas pelanggan yang menyerap penjualan AGII berasal dari pihak ketiga.

Berdasarkan laporan keuangan AGII, dikutip Minggu, (22/5/2022), kenaikan pendapatan mendongkrak beban pokok perseroan menjadi Rp386,44 miliar, dari Rp347,09 miliar pada triwulan satu 2021.

Sejumlah beban lain juga terlihat membengkak, seperti beban penjualan Rp98,49 miliar, dan beban pendanaan Rp87,84 miliar. Alhasil, laba bersih perseroan menjadi Rp44,42 miliar, terpangkas 10,01% dari laba bersih kuartal I-2021 yang saat itu sebesar Rp49,36 miliar.

Perhitungan itu membuat laba per saham dasar AGII turun mencapai Rp14,59, dibandingkan periode sama tahun lalu senilai Rp16,22.

Per 31 Maret 2022, jumlah aset AGII mencapai Rp7,95 triliun, terdiri dari aset lancar Rp1,84 triliun, dan aset tidak lancar Rp6,10 triliun. Posisi aset kuartal I-2022 lebih rendah 2,61% dari akhir tahun 2021 senilai Rp8,16 triliun.

Adapun liabilitas menyusut menjadi Rp4,32 triliun, dari akhir 2021 sebanyak Rp4,58 triliun, sementara ekuitas tumbuh yang semula sebanyak Rp3,58 triliun pada akhir 2021, menjadi Rp3,62 triliun per Maret 2022.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD