Ekspansi DCII merupakan bagian dari rencana peningkatan kapasitas data center dari sekitar 132 MW saat ini menjadi lebih dari 2 GW (gigawatt) dalam jangka panjang.
Menurut analis, kebutuhan listrik akan menjadi salah satu komponen utama dalam ekspansi tersebut.
Hal ini tercermin dari struktur biaya DCII. Biaya terkait listrik menyumbang 37,2 persen dari biaya pendapatan DCII pada semester I 2026. Meski menjadi komponen biaya terbesar, biaya listrik tersebut pada dasarnya diteruskan kepada pelanggan.
Listrik merupakan salah satu biaya operasional terbesar bagi data center, kata analis, tetapi biaya tersebut diteruskan kepada pelanggan.
Dengan demikian, meningkatnya kapasitas dan utilisasi data center berpotensi meningkatkan volume listrik yang disalurkan POWR, tanpa secara langsung membebani margin perseroan akibat fluktuasi biaya input.