Dengan demikian, realisasi jumlah saham yang dibeli kembali mencapai sekitar 27,4 persen dari target maksimum 1,8 miliar saham yang telah ditetapkan sebelumnya. Sementara itu, dana yang digunakan baru sekitar 14 persen dari total alokasi buyback sebesar Rp1,7 triliun.
Manajemen MBMA menyatakan, berakhirnya periode pelaksanaan pembelian kembali saham tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan Perseroan.
(DESI ANGRIANI)