AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Akuisisi: Definisi, Alasan, dan Tujuan Perusahaan Melakukannya  

MARKET NEWS
Ratih Ika Wijayanti/SEO
Rabu, 25 Mei 2022 10:16 WIB
Akuisisi adalah salah satu strategi yang biasa dilakukan untuk mengembangkan sebuah bisnis dan melakukan ekspansi bisnis sebuah perusahaan.
Akuisisi: Definisi, Alasan, dan Tujuan Perusahaan Melakukannya. (Foto: MNC Media)
Akuisisi: Definisi, Alasan, dan Tujuan Perusahaan Melakukannya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel Akuisisi adalah salah satu strategi yang biasa dilakukan untuk mengembangkan sebuah bisnis. Sebuah perusahaan bisa mengakuisisi ataupun diakuisisi oleh perusahaan lain. 

Tak sedikit juga perusahaan rintisan yang baru berkembang rela diakuisisi oleh perusahaan lain agar bisnisnya lebih cepat berkembang. Sebab, persaingan bisnis yang ketat seringkali membuat sebuah perusahaan kecil kewalahan dalam mengatasinya. 

Lantas, apa itu akuisisi, definisi, alasan, dan tujuan perusahaan melakukannya? Agar lebih jelas, IDXChannel merangkumnya sebagai berikut. Yuk, simak!

Definisi Akuisisi

Apa itu akuisisi? Istilah ini sering muncul dalam dunia bisnis. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), akuisisi adalah pemindahan kepemilikan perusahaan atau aset (dalam industri perbankan terjadi apabila pembelian saham di atas 50 persen). Akuisisi juga diartikan sebagai sebuah cara memperbesar perusahaan dengan cara memiliki perusahaan lain. 

Adapun menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), akuisisi diartikan sebagai proses penggabungan usaha di mana perusahaan yang mengakuisisi dapat memperoleh kendali atas aktiva netto dan operasi perusahaan yang diakuisisi. 

Akuisisi terjadi ketika pengendali akan memberikan aktiva tertentu, mengeluarkan saham, serta mengakui suatu kewajiban melalui proses negosiasi dalam upaya akuisisi yang dilakukan. 

Selain definisi akuisisi tersebut, menurut Michael A. Hitt, akuisisi juga diartikan sebagai upaya untuk memperoleh atau membeli perusahaan lain dengan melakukan pembelian sebagian besar saham dari pemegang saham perusahaan yang diakuisisi. 

Alasan Akuisisi

Ada beragam alasan mengapa sebuah perusahaan melakukan akuisisi terhadap perusahaan lain. Ada perusahaan yang melakukan akuisisi dengan alasan untuk mencari kesempatan bisnis yang lebih luas. Ada juga perusahaan yang melakukan kegiatan akuisisi untuk mendapatkan pangsa saham yang lebih besar, meningkatkan sinergi, dan mengurangi biaya produksi. 

Pada dasarnya, sebuah perusahaan melakukan akuisisi untuk mengembangkan bisnisnya baik bagi perusahaan yang mengakuisisi maupun bagi perusahaan yang diakuisisi. Dengan adanya sebuah akuisisi, perusahaan yang lebih besar dapat melakukan ekspansi bisnis, sementara perusahaan yang lebih kecil memiliki kesempatan untuk melakukan pertumbuhan dan perkembangan yang lebih cepat dan pesat. 

Sebab, pertumbuhan ini tidak bisa secara maksimal jika hanya dilakukan secara internal. Butuh waktu yang panjang dan usaha yang keras agar dapat berkembang. Itulah mengapa banyak perusahaan kecil lebih memilih untuk diakuisisi.

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD