Konglomerat teknologi yang biasanya mengandalkan tumpukan cadangan kas internal (cash reserves) mereka untuk ekspansi, kini mulai agresif mencari pendanaan eksternal akibat tingginya biaya ekosistem AI.
Gabungan korporasi Big Tech dunia termasuk Amazon, Alphabet (Google), Microsoft, dan Meta (Facebook) diestimasikan bakal menggelontorkan belanja modal hingga lebih dari USD700 miliar (Rp12.593 triliun) khusus untuk sektor AI pada tahun ini saja.
Sejauh ini, pasar menyambut positif instrumen utang komersial tersebut berkat peringkat investasi (investment-grade) yang solid.
Sebelumnya, pada bulan lalu Alphabet resmi mengumumkan peningkatan target penjualan saham baru untuk menggalang dana hingga sekitar USD85 miliar.
Sementara itu, Meta meluncurkan obligasi senilai USD25 miliar pada awal tahun ini, menyusul rekor emisi obligasi terbesar sepanjang sejarah perusahaan sebesar USD30 miliar pada Oktober tahun lalu.