Dari sisi peleburan dan pemurnian, kata dia, perseroan terus meningkatkan kapasitas operasi smelter dan precious metal refinery (PMR), serta telah berhasil menyelesaikan uji jaminan kinerja di beberapa area utama. Uji yang tersisa menunjukkan perkembangan yang baik dan tetap berada pada jalur yang tepat untuk diselesaikan pada Juli 2026.
Seiring dengan masih diizinkannya ekspor konsentrat pada kuartal ini, perseroan melaksanakan program pemeliharaan tahunan smelter. Sebagai dampak dari waktu henti akibat pemeliharaan yang telah direncanakan serta penjualan sebagian konsentrat yang seharusnya diproses oleh smelter, tingkat produksi selama kuartal tersebut belum mencapai tingkat yang optimal.
Selama kuartal ini, produksi katoda tembaga mencapai 27.670 ton (sekitar 61 juta pon), yang merepresentasikan tingkat produksi rata-rata sebesar 50 persen, sementara produksi emas murni mencapai 66.209 ons, yang merepresentasikan tingkat produksi rata-rata sebesar 46 persen.
Proyek ekspansi utama perseroan yang masih berjalan, termasuk ekspansi pabrik konsentrator dan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) terus berkembang sesuai rencana. Proyek-proyek ini sangat penting untuk meningkatkan kapasitas throughput, efisiensi energi, serta daya saing biaya secara keseluruhan.