sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Ancaman Standalone Market, Dana Asing Berpotensi Keluar hingga USD4,3 Miliar

Market news editor Desi Angriani
18/10/2026 11:33 WIB
Status standalone market membuat saham Indonesia tidak lagi menjadi bagian dari indeks komposit Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Ancaman Standalone Market, Dana Asing Berpotensi Keluar hingga USD4,3 Miliar (Foto: iNews Media Group)
Ancaman Standalone Market, Dana Asing Berpotensi Keluar hingga USD4,3 Miliar (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Indonesia menghadapi potensi arus keluar dana asing pasif hingga USD4,3 miliar atau sekitar Rp77 triliun jika status pasar saham turun dari emerging market menjadi standalone market.

Status standalone market membuat saham Indonesia tidak lagi menjadi bagian dari indeks komposit Morgan Stanley Capital International (MSCI), baik indeks global maupun regional. 

Menurut Stockbit, kondisi ini berbeda dengan penurunan status ke frontier market, yang masih memungkinkan saham Indonesia masuk ke dalam indeks MSCI Frontier Markets.

Adapun estimasi potensi arus keluar dana asing itu didasarkan pada total dana kelolaan pasif yang mengacu pada MSCI Emerging Markets sekitar USD1 triliun dan bobot Indonesia sebesar 0,43 persen. Dengan asumsi kurs Rp18.000 per USD, nilai dana yang berpotensi keluar mencapai sekitar Rp77 triliun.

Meski demikian, investor asing yang mengelola active funds masih berpeluang berinvestasi di pasar saham Indonesia. Investor aktif yang tidak mengikuti indeks MSCI secara pasif dan tidak memiliki mandat khusus untuk berinvestasi hanya di negara emerging markets tetap dapat membeli saham Indonesia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement