IDXChannel - Bursa Efek Indonesia (BEI) memberikan sanksi kepada PT Aneka Gas Industri Tbk (AGII). BEI menilai emiten industri gas itu terlambat menyampaikan laporan mengenai kesiapan dana untuk pelunasan efek obligasi dan sukuk.
Diketahui, menurut ketentuan IV.2.11. Peraturan Bursa No. I-E, batas waktu penyampaian laporan mengenai kesiapan dana untuk pelunasan efek adalah paling lambat 15 hari bursa sebelum jatuh tempo.
Q3 AGII Catatkan Penjualan Rp1,90 Triliun
"Berdasarkan pemantauan bursa atas pemenuhan ketentuan tersebut, bursa mengenakan sanksi berupa peringatan tertulis I," tulis pengumuman BEI, Selasa (6/12/2022).
Terkait kewajiban pelaporan kesiapan dana, BEI menyoroti dua efek surat utang dari AGII yaitu Obligasi Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Tahun 2017 Seri B, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Aneka Gas Industri Tahap II Tahun 2017.
Sementara itu, Manajemen AGII sejatinya telah melaporkan kesiapan dana pada Jumat (2/12). Direktur AGII Nini Liemijanto mengatakan perseroan telah siap untuk melunasi kedua surat utang tersebut yang masing-masing jatuh tempo pada 5 Desember 2022.
Adapun total nilai pokok obligasi dan atau sukuk mencapai Rp98 miliar. Perseroan memastikan akan menyetorkan dana pelunasan tersebut ke rekening PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sesuai jadwal yang telah ditentukan.
"Dana pelunasan pokok dan pembayaran bunga telah tersedia di rekening bank milik perseroan," tutup Nini. (RRD)