“Kalau kita fokus memastikan fundamental terus berjalan dan kinerja Indonesia lebih baik dibandingkan negara-negara lain, kapital pasti akan kembali lagi ke Indonesia," kata dia.
Seperti diketahui, IHSG menjauhi level tertingginya 9.000 pada pertengahan tahun ini. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat indeks ditutup di level 5.643,19 pada akhir Juni 2026 atau terkoreksi 34,74 persen secara year-to-date (ytd), seiring pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi.
(NIA DEVIYANA)