sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Anindya Optimistis IHSG Pulih dan Kembali ke Level 9.000, Ini Alasannya

Market news editor Iqbal Dwi Purnama
10/07/2026 14:33 WIB
Menurut Anindya, Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat sehingga mampu menopang optimisme terhadap pasar modal dalam jangka panjang.
Anindya Optimistis IHSG Pulih dan Kembali ke Level 9.000, Ini Alasannya. Foto: iNews Media Group.
Anindya Optimistis IHSG Pulih dan Kembali ke Level 9.000, Ini Alasannya. Foto: iNews Media Group.

Menurut Anindya, volatilitas IHSG maupun pelemahan nilai tukar rupiah merupakan konsekuensi dari kondisi pasar keuangan global yang saling terhubung. Karena itu, fluktuasi jangka pendek dinilai sebagai hal yang wajar selama fundamental ekonomi tetap terjaga.

"Pada akhirnya yang akan menentukan itu adalah fundamental dalam jangka panjang. Fluktuasi itu biasa, tidak boleh dianggap enteng, tapi itu adalah bagian daripada pasar global, pasar yang likuid, dan pasar yang dinamis," ujarnya.

Dia mengatakan fokus pemerintah dan dunia usaha saat ini lebih baik ke arah menjaga pertumbuhan ekonomi, mengendalikan inflasi, memperkuat konsumsi domestik, meningkatkan ekspor dan impor, serta mendorong investasi, baik penanaman modal asing maupun penanaman modal dalam negeri.

Dia juga mengingatkan bahwa berbagai gejolak di pasar tidak boleh mengaburkan kondisi fundamental ekonomi Indonesia. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi dalam beberapa tahun terakhir tetap berada di kisaran 5 persen dengan inflasi yang terjaga rendah di kisaran 2 persen, disertai penciptaan sekitar 800 ribu lapangan kerja pada kuartal pertama tahun ini.

Anindya meyakini konsistensi menjaga fundamental tersebut pada akhirnya akan mengembalikan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan Indonesia. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement