Fungsi Standar Deviasi
Pada dasarnya fungsi standar deviasi adalah untuk mengukur risiko dalam suatu portofolio, seperti risiko sistematis atau risiko yang berasal dari portofolio itu sendiri. Lebih lengkapnya, beberapa fungsi simpangan baku adalah sebagai berikut:
1. Alat ukur risiko investasi
Fungsi utama standar deviasi adalah untuk mengukur risiko investasi, dimana sebagian besar investor menganggapnya tabu karena takut rugi. Oleh karena itu, menggunakan standar deviasi dapat membantu Anda mengukur dan mengelola risiko saat mengambil keputusan investasi.
2. Alat analisa saham
Fungsi terakhir dari standar deviasi adalah alat analisis saham di mana Anda dapat melihat apakah distribusi datanya normal. Artinya, jika data berdistribusi normal, biasanya terjadi harga saham. Di sisi lain, jika distribusinya tidak normal dan lebih jauh dari standar deviasi, harga saham dapat diartikan langka atau jarang terjadi.
Dengan demikian, itulah artikel mengenai apa itu standar deviasi yang bisa Anda implementasikan dalam berinvestasi. (SNP)