IDXChannel - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) dikabarkan melakukan intervensi di pasar mata uang untuk mengerek nilai tukar yen.
Dilansir dari The Financial Times pada Sabtu (1/8/2026), AS dan Jepang diduga berkoordinasi untuk mengintervensi pelemahan nilai tukar yen.
Menurut sejumlah sumber, Departemen Keuangan AS melakukan intervensi tersebut dengan cara menjual euro untuk membeli yen.
"Federal Reserve Bank of New York melakukan langkah yang tidak biasa dengan melakukan penjualan euro untuk membeli yen atas nama Departemen Keuangan," kata The Financial Times dalam laporannya.
Sementara itu, Reuters melaporkan bahwa sebuah buku catatan yang diletakkan di depan Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan difoto oleh Reuters selama rapat kabinet pada Jumat bertuliskan, "Beli Yen Jepang USD5-10 miliar."
Pemerintah Jepang dan Bank Sentral Jepang sebelumnya melakukan intervensi pada Kamis untuk menopang yen, yang telah jatuh ke level terendah sepanjang sejarah terhadap dolar AS.
Jika Jepang dan AS melakukan intervensi terkoordinasi, itu akan menjadi yang pertama sejak 2011, ketika yen melonjak setelah Gempa Besar Jepang Timur. (Wahyu Dwi Anggoro)