sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AS Serang Peluncur Rudal Iran di Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Dekati USD90 per Barel

Market news editor Rahmat Fiansyah
31/08/2026 08:00 WIB
Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin (31/8/2026), setelah Amerika Serikat (AS) menyerang dua peluncur rudal milik Iran di Pulau Larak.
Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin (31/8/2026), setelah AS menyerang dua peluncur rudal milik Iran di Pulau Larak. (Foto: iNews Media Group)
Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Senin (31/8/2026), setelah AS menyerang dua peluncur rudal milik Iran di Pulau Larak. (Foto: iNews Media Group)

Kendati demikian, peningkatan aliran minyak melalui Selat Hormuz masih membantu meredam kekhawatiran terhadap gangguan pasokan. Perkembangan tersebut menjadi faktor yang menahan kenaikan harga minyak lebih lanjut.

Data pelayaran menunjukkan jumlah kapal komoditas yang terlihat melintas di Selat Hormuz turun menjadi hanya sekitar lima kapal per hari selama akhir pekan. Penurunan tersebut mencerminkan kehati-hatian perusahaan pelayaran di tengah risiko serangan terhadap kapal.

Sementara itu, United Kingdom Maritime Trade Operations melaporkan sebuah kapal tanker terkena proyektil ketika berlayar memasuki Selat Hormuz pada Sabtu (29/8/2026). Presiden AS Donald Trump juga mengatakan minyak dari kesepakatan terbaru dengan Venezuela akan digunakan untuk mengisi kembali cadangan minyak strategis AS yang telah mendekati level terendah dalam 44 tahun.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement