Hingga kini, persetujuan final Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) tahunan para penambang masih tertunda, menambah kehati-hatian pasar.
Keterbatasan pasokan bijih tersebut berpotensi menekan output nikel olahan, sehingga menopang harga meski tekanan pelonggaran pasokan belakangan mulai mereda.
Minat investor terhadap aset riil juga tetap kuat, terutama di tengah meningkatnya permintaan dari pabrik baja nirkarat China dan produsen baterai kendaraan listrik, yang terus menjadi penopang harga nikel.
Di sisi lain, diversifikasi pasokan mulai mendapat perhatian. Proyek Crawford milik Canada Nickel di Ontario dipercepat melalui kerangka One Project, One Process, dengan produksi perdana diperkirakan akhir 2028, menandai potensi alternatif pasokan jangka panjang di luar Indonesia.
Di luar sektor tambang, arus dana asing juga menyasar saham-saham berkapitalisasi besar.