sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Asing Keluar Rp10 Triliun Jadi Peluang Bagi Investor untuk Borong Saham

Market news editor Dinar Fitra Maghiszha
01/03/2025 22:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sehingga turun hampir 8 persen hanya dalam sepekan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sehingga turun hampir 8 persen hanya dalam sepekan. (Foto: MNC Media)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sehingga turun hampir 8 persen hanya dalam sepekan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertekan sehingga turun hampir 8 persen hanya dalam sepekan. Salah satu penyebab anjloknya indeks disebabkan aksi jual yang dilakukan investor asing yang mencapai Rp10 triliun.

Head of Investment Eastspring Investment Indonesia, Liew Kong Qian menilai, meski sentimen masih lemah, koreksi pasar yang terjadi saat masih dapat menjadi peluang bagi investor jangka panjang karena membuka peluang investasi dengan valuasi yang lebih menarik. 

Liew Kong menilai ekspektasi pelaku pasar telah disesuaikan ke valuasi yang lebih rendah, pasar berpotensi mengalami rebound seiring dengan stabilnya sentimen dan membaiknya fundamental. 

"Dalam menghadapi tekanan pasar akibat aksi jual investor asing, investor jangka panjang disarankan untuk tetap tenang dan tetap berpegang pada strategi investasi yang direncanakan karena pemulihan pasar mungkin memerlukan waktu,” ujarnya kepada IDXChannel, Sabtu (1/3/2025).

Liew Kong menambahkan, tekanan jual signifikan ini telah mendorong IHSG ke level terendah sejak tahun 2021. “Pasar saham Indonesia mulai memasuki wilayah bearish, koreksi mendekati 21 persen dari puncaknya pada bulan September 2024,” katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement