Selain itu, cadangan devisa Indonesia yang meningkat menjadi USD156,5 miliar turut memperkuat persepsi stabilitas eksternal dan ketahanan ekonomi nasional.
KB Valbury Sekuritas juga mencatat, meningkatnya tensi geopolitik menyusul langkah agresif Amerika Serikat (AS) terhadap Venezuela tidak memberikan dampak signifikan terhadap pasar modal Indonesia. Sebaliknya, situasi tersebut justru mendorong kenaikan harga mayoritas komoditas logam di pasar global.
Kenaikan harga komoditas tersebut menjadi sentimen tambahan bagi pasar domestik, terutama saham-saham berbasis sumber daya alam (SDA). (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.