"Salah satunya yaitu memperluas produk travel dengan memanfaatkan baik kanal online melalui pialang maupun konvensional dan produk asuransi mikro, serta meningkatkan layanan produk asuransi kendaraan melalui berbagai kanal yang tersedia," kata Adi.
Pertumbuhan laba YOII masih didorong terutama oleh kinerja positif dari produk asuransi kecelakaan diri dan asuransi perjalanan. Perseroan masih fokus melakukan perluasan portofolio produk kecelakaan diri dan perjalanan, dengan menghadirkan berbagai inovasi yang menyesuaikan kebutuhan asuransi di era gaya hidup digital.
Perolehan Hasil Jasa Asuransi YOII melesat 289,87 persen menjadi Rp458,72 miliar dan Pendapatan Jasa Asuransi juga naik 122,91 persen menjadi Rp730,70 miliar dibandingkan kinerja tahun buku 2024.
Selain itu, total aset perseroan sebesar Rp347,25 miliar per 2025, naik 38,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Total liabilitas naik 51,44 persen menjadi Rp136,22 miliar dibandingkan periode 2024.
Kemudian, total ekuitas juga tercatat naik 31,15 persen menjadi Rp211,03 miliar dibandingkan periode 2024.
(Dhera Arizona)